Keringat Persahabatan
Assalamualaikum waroh matullohi wabarokatu, salam persahabatan dari gue yang ingin bercerita
tetang apa yang pernah gue alami bersama sahabat-sahabat gue dan
yang jelas ini kisah seratus persen dari kisah gue pribadi. Dan ini bukanlah
sebuah cerita karangan fiktif belaka, karna memang benar ini gue alami.
Sedikit dari kisah gue tentang persahabat yang ternyata
tema, sahabat, rekan yang kita miliki dan ada saat ini, jika kita jaga dengan baik bisa menjadi sebuah
infestasi dimasa depan, kalo kalian gak percaya bisa dibuktikan sendiri. Meski
sebenernya gue juga lagi ngebuktiin tentang apa yang gue omongin, okelah cukup
dulu dan langsung saja dimulai ceritanya.
Menurut gue pengertian tentang Sahabat itu adalah ” seseorang yang
over dalam pertemanan”, maksutnya over/lebih yang gue maksut disini adalah
orang yang terlalu kepada temanya, bisa dikatakan terlalu dekat atau juga
terlalu sering bersama bisa dibilang terlalu sering jalan bareng atau solmed
dan sejenisnya.
Kenapa gue bilang begitu?? Karena dia sanggup ada kapanpun saat si
teman membutuhkan, dia sanggup mengalah dalam hal apapun demi temanya, dia rela melepaskan yang dia cinta demi
pertemananya. Karna SAHABAT tentunya seseorang yang bisa melakukan hal yang
sangat lebih dari pada teman biasa, yahh
lebih jelasnya menurut gue sahabat itu seorang teman yang OVER, itu menurut pendapat
gue. Gimana kalo menurut kalian .?????
Persahabatan itu baik, kenapa? Ya karena kita bisa punya seseorang
yang bisa ada bwat kita tanpa ada rasa yang canggung. Persahabatan itu bisa baik kalo dalam
kegiatan yang positif, beda halnya kalo sudah dalam kegiatan yang negatif. Karena
banyak sekarang yang mengutamakan dan mengatas namakan persahabatan dalam hal-hal yang neagtif, yang
bertujuan untuk mendapatkan anggota yang banya demi golongan menjadi lebih kuat.
Dan hanya demi kebebasan yang sifatnya negatif, dan tentunya itu menjadi hal
yang tidak baik.
Rasanya cukup itu dulu ya curhatan gwa tentang SAHABAT, dan langsung
saja kita menuju dari apa yang ingin gwa curhatkan sesungguhnya, ehhhh...
sebenernya bukan curhatan sihh, tapi sedikit cerita tentang pengalaman gue di
perguruan tinggi yang ada di sekitaran provinsi di mana gue tinggal. Perguruan
tinggi yang sangat condong ke dalam kaum muslim, karena memang perguruan tinggi
ini salah satu perguruan tinggi yang
dibawah naungan Kementrian Agama, khususon Agama Islam jadi wajar kalo lebih
condong ke kaum MUSLIM.
Disini dikampus tercinya kami bertemu, setelah melalui proses
pendaftaran yang lumayan rumit dan beberapa tes akhirnya gue lolos menjadi
salah satu mahasiswa di perguruan tinggi ini. Dan gue bertemu dengan mereka
berdua yang sama jurusan dan prodinya dengan gue, iya mereka berdua yaitu IMAM
(saudik) dan Bahroni (Boker). Entah dari mana asalnya sebuah perasaan yang bisa menyatu begitu saja.
Seiring berjalanya waktu,
kita sering bareng saat kumpul sana kumpul sini, saat mengerjakan tugas dan
masih banyak lagi waktu yang kita lewati bersama dari urutan A sampai Z, bahkan
dalam urusan yang sifatnya pribadi
maupun urusan yang sifatnya inti,
yaitu masalah WANITA, maklun namanya juga laki-laki normal dan yah kami merasa
sebagai PEJANTAN TANGGUH. HA
ha ha ha.
Kami ber tiga udah seperti 3 sekewan yang terikat dengan lem
yang saling berkaitan, disini kami lebih
akrab karna nama alias/nama panggilan yang unik, Imam dengan aliasnya Saudik
yang entah dari mana kata-kata itu bisa terucap dari mulut gwa untuk
memanggilnya seperti itu. Sedangkan Bahroni dengan aliasnya Boker, yang itupun julukan tak sengaja keluar dari
mulut kami-kami orang.
Tapi dengan nama alias yang dimiliki itu kami bisa menjadi lebih
akrab, tanpa segan dan enggan saat ngobrol dan juga becanda setidaknya kami
bisa saling menghibur saat kami sedang ada masalah. Yah baik masalah dari
perkuliahan, organisasi, dan percintaan kami yang rumit karena kami memiliki
kisah cinta yang berbeda.
Ohhh iyaa,.. sepertinya ada
yang tertinggal oleh penulis cerita, kira-kira apa ya,,,.....????? (sambil
ngupil mikirnya atau bisa sambil berdiri tegak lilin). Tentunya orang ketiga
dalam cerita ini lahhh, ettszz tapi bukan saiton yang menjadi orang kegitanya
kan ini PEJANTAN TANGGUH semua. Ya yang jelas penulis cerita sendiri, yang
katanya sedikit agak kece meski paling jelek diantara kami bertiga.
Nama gue “TRIYO”. Ya, itu
namague. Dan gue juga mempunya julukan yang aneh dan yang sedikit agak ngawur gitu,
rasanya malu kalo mau dikatakan pada publik. Tapi jelas bikin penasaran kalo
tidak di sebutkan, tapi untuk itu akan gue sberi tahu. Untuk kalian semua gue
ikhlas, kalo ini dibuplikkan meski memalukan, ya sebenernya gak sememalukan itu
kox mungkin hanya perasaan gue sendiri.
Iya julukan gue adalah “BOKEPT”. Tukan kalian pasti mikir apaan tuh
arti dari kata tiu. Apa yang jorok-jorok, apa yang aneh-aneh atau mungkin yang
gak ada artinya sama sekali. Hadehhh jangan kebanyakan mikir lah, bokept adalah
singkatan dari bocah kepten artinya gue peimpin dari mereka, seorang
kapten gitu. Itupun kalo masih di akui.
Kami tiga sekawan memiliki pengalaman dan jalan hidup dimasa lalu
yang berbeda, iya kaki berasal dari wilayah yang berbeda, tempat berbeda,
keturunan berbeda, dan kasta yang sdikit jauh berbeda. Kami 3 sekawan juga
memiliki hobby yang berbeda, Saudik lebih hobby pada voly ball ya wajar lah
mungkin dia emang suka dengan hal-hal yang bulat, yang kencang dan yang mantul,
jadidia mengebangkan hobbynya ke voly ball. Sedangkan bahroni dia lebih suka
dengan SENI khususon di bidang teater, yang kemungkina dia suka acting jadi
memilih teater sebagai penyaluran hobby, atau mngkin dia ingin mengasah bakat
yang dia tanam sejak di bangku SLTA. Untuk diri saya sendiri lebih enyukai Bela
diri, entah kenapa dan dari mana saya bisa masuk di hobby bela diri tapi
setidaknya saya memang suka itu, bukan berarti saya hobi berantem, tapi mungkin
itu naluri PejantanTangguh.
Untuk sementara
persahabatan kami sudah berjalan 1 semester, dengan penuh canda, tawa, gurauan,
bahagia, senang, sedih, haru, duka, dan juga biasa saja. Kami bersaing dalam
segala hal, tapi kami sehat dalam bersaing karna persahabatan lah dasar utama
kami, kebuntungan dan keberuntungan kami
selalu berbeda, rasanya belom pernah kami merasakan untung bersama-sama, paling
tidak kami pernah merasakan yang namanya buntung bersama-sama. Tapi ucapan
syukur adalah kunci kami dalam menjalani hidup, kalo kita bersyukur dan
bersabar maka hidup akan lebih indah kata pak ustad.
Sejauh ini kami merasakan
hal-hal baru yang rasanya sangat indah untuk dinikmati dan dirasakan ataupun
untuk dikenang, dengan segenap hal yang telah terlewatkan kami merasa menemukan
kehidupan baru yang seederhana namun terasa begitu enyenangkan, kamipunmenjadi
lebih bisa menghargai seorang sahabat yang pernah hadir dalam kehidupan kami
dan kami merasa bahwa memang benar manusia tidak dapat hidup sendirian, sehebat
apapun, sepandai apapun, sekaya apapun manusia tetaop membutuhkan orang lain
yang ada disekitar kita, mulai dari hal kecil apapun hingga hal terbesar dalam
kehidupan kita itu semua pasti ada kaitanya dengan orang lain.
Trimakasih sahabat atas
keringat yang telah terbuang demi persahabatan kita, akuyakin suatu saat kita
sama-sama mapu menjadi yang lebih baik dari sekarang, tetapi satu permintaan
gue jangan pernah lupakan setetes keringat yang telah terbuang untukkita
bersama. “Trimakasih banyak untuk sahabat terbaik”.
“Sekian untuk sahabat dari Ku sang sahabat”
PAMBUDI

No comments:
Post a Comment